Cirebon Citizen Entrepreneurship: Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Cirebon

Spread the love

Term of Refference Midang Bareng ISNU Cirebon Seri ke-1

Tema: “Cirebon Citizen Entrepreneurship: Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Cirebon”

 

Latar Belakang

Mengapa diskusi ini penting? Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Cirebon mencapai 10,70 persen (Radar Cirebon 30 Juni 2019). Jumlah fantastis ini membuat kabupaten Crebon berada di peringkat keempat sebagai kabupaten termiskin di Jawa Barat.

Kondisi ini bukan hal mudah untuk diatasi, sebab, pertama, PAD Kab. Cirebon sangat kecil. Akibatnya alokasi dana pemerintah untuk program pengentasan kemiskinan tidak berjalan maksimal. Kabupaten Cirebon masih mengandalkan dana dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. Ketergantungan ini, tentu berdampak buruk bagi masa depan Cirebon sendiri.

Kedua, belum ditemukannya formula yang komprehensif dalam mengentaskan kemiskinan. Selama ini, program pengentasan kemiskinan tidak mengarah pada kemandirian ekonomi warganya. Program pengentasan kemiskinan masih mengandalkan sektor buruh atau tenaga kerja di berbagai lembaga industri baik berskala besar maupun kecil. Padahal jumlah industri di kabupaten Cirebon sangat kecil, hanya 3657 industri kecil dibidang industri makanan. 1761 di bidang industri tekstil, 3317 bidang industri kayu, 55 bidang indsustri kertas, 457 di bidang industri kimia, 1781 di bidang industri galian, dan 572 di bidang industri jasa alat angkut (BPS 2015). Keterbatasan lapangan kerja ini lah yang kemudian banyak masyarakat yang menganggur dan mengakibatkan stagnasi dana pemasukan bagi pemerintah daerah.

Oleh karena itu, diskusi panel dalam bingkai Midang Bareng yang diselenggarakan oleh pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kab. Cirebon sangat penting, terutama untuk menemukan formula yang tepat dalam menumbuhkan lahirnya entrepreneur-entrepreneur baru dan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Cirebon.

Nama dan Bentuk Kegiatan

Kegiatan ini bernama Midang Bareng, dengan bentuk diskusi panel dengan menghadirkan sejumlah narasumber sebagai pembicara aktif yang dipandu seorang host.

 

Tema

Tema kegiatan ini yaitu “Cirebon Citizen Entepreneurship: Menuju Kemandirian Ekonomi Warga Cirebon”

 

Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 24 Oktober 2019 pukul 13:00 s.d. 16:30 WIB, bertempat di Mene Jeh Cafe, jalan Pangeran Antasari Kenanga Sumber Cirebon.

Narasumber & Materi

Kegiatan diskusi ini menghadirkan narasumber sebagai berikut:

  1. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cirebon
  2. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Cirebon
  3. Anggota DPRD Kabupaten Cirebon
  4. Akademisi/Ahli Ekonomi
  5. Komunitas/Organisasi Pengusaha (Himpunan Pengusaha Nahdliyyin & HIPMI)
  6. Pelaku Usaha
  7. Budayawan

Target Peserta

Kegiatan diskusi panel ini diikuti oleh 20 orang peserta yang diproyeksikan akan membuka unit usaha kecil.

 

Tujuan Kegiatan

Kegiatan diskusi ini bertujuan untuk:

  1. mendiskusikan dan mengurai permasalahan warga masyarakat Cirebon di bidang kesejahteraan sosial;
  2. memperoleh informasi valid tentang data usaha kecil dan menengah warga Cirebon;
  3. adanya peran aktif pemerintah daerah (baik legislatif maupun eksekutif) terhadap kemajuan usaha kecil dan menengah yang bermuara pada kesejahteraan warga masyarakat; dan
  4. pemberdayaan masyarakat Cirebon di bidang wirausaha (entrepreneurship).

 

Rencana Tindak Lanjut

Kegiatan diskusi ini tidak sebatas pada tataran teoritis, akan tetapi direncakanan ada follow-up dalam tataran praksis dan benar-benar direalisasikan secara kongkrit. Adapun rencana tindak lanjut dari acara diskusi panel ini yaitu dilakukannya pembinaan dan pendampingan berkelanjutan dalam beberapa unit usaha di antaranya:

  1. Pembukaan cabang usaha Empal Gentong
  2. Pembukaan Cafe berbasis komunitas
  3. Agen makanan ringan (semisal naget, sosis, dsb)
  4. Pembukaan warung Angkringan

Penutup

Demikian Term of Reference dibuat guna sebagai panduan pelaksanaan kegiatan agar terlaksana dengan baik dan sukses.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Kabinet Indonesia Maju, Apakah NU Kecewa?
Next post Poros Maritim di Era Jokowi Jilid II
ISNU KABUPATEN CIREBON